Curug Cilember, 24 Januari 15

Perjalanan ke curug cilember, ya. yaa. waktu itu tnggal 24 januari, pas bgt liburan panjang teman2 pun akhirnya mengajak liburan ke salah satu objek wisata. maklum liburan abis uas semester satu, bosen dan kangen dengan tugas kampus, wkwkw..

setelah berncana, dan akhirnya perjalan dimulai jam 7 pagi. peserta yg ikut liburan hanya 4 orang, saya. teman saya, teman saya, dan teman saya. dan akhirnya stelah perjalanan panjang , perjalanan dimulai dari jalan raya bogor, lurus terus, cibinong, bogor, 
dan akhirnya sampai juga ketempat liburan yg di maksud. pada jam 11. parkirin motor, suasana disana sangat dingin,  jadi kami tidak langsung masuk ke gerbang curug cilember. santai santai sedikit, menghangatkan badan dengan seduhan kopi panas, dan mie instan, berhubung temen saya lapar, dia juga membawa bekal dari rumah. seporsi nasi goreng, dan tidak lupa narsis bersama, menunjukan agar kita semua sudah sampai ke curug cilember. dengan selamat. 

perjalan dimulai lagi, hanya beberapa meter kami tiba di gerbang, dan menyempatkan diri untuk berfoto ria, sebelum masuk ke curug cilember. 
dengan hasil kamera yang apa adanya, dan tatakan sendal, agar kamera tidak jatuh.. ya namanya juga usaha. dan akhirnya jepret...


















akhirnya masuk juga ke area curug, dengan membayar ( berapa ya,, saya lupa ).. tanamannya hijau-hijau memberikan kesan sejuk, di tambah suasana langit yg mendukung pada saat itu, menjadikan perjalan ini menyenangkan, diperjalan kami menyempatkan foto2 lagi, untuk mengambil foto secara ber empat, tidak perlu usaha yg ribet, sperti mencari tatakan sendal atau batu, yang kita cari adalah manusia, yaa. waktu itu ada sesorang yang berpapasan dengan kami berempat sebut aja namanya "mas Mawar"
kami minta tolong untuk mengambil gambar kami berempat, menginstruksikan cara memencet tombol kamera, mas mawar akhirnya mengerti, dan jepret.. jepret. kami bermepat mengucapkan "terima kasih Mas mawar"... yaa you are welcome..




lanjut perjalanan, kami disuguhkan beberapa kimcil2 yang sedang asik berpacaran di objek wisata, ciuman di objek wisata terbuka, sempat berpikir "nih anak kalo gede mau jadi apa??? " selain kimcil dan alay, yg sedang berpacaran, kami disuguhkan dengan yg indah- indah.. yapss.. Pemandangan yang indah, sejuk, hijau, ditambah lagi pohon pohon yang menjulang tinggi. pokonya seger dah mata, memulai perjalan dengan kontur tanah yang basah, licin dan terjal. kami mulai pendakian, mau engga mau, ga ada jalanan lagi yang bagus.. mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah,,,, begitulah lirik lagu ninja hatori... dan akhirnya terdengar gemericik air terjun dari kejauhan, tambah semangat perjalan kami berempat.   untuk mendekati sumber air terjun itu, 

dan akhirnyaaa.....
Jepret... jepret.... jeprett.... foto-foto lagi didekat air terjun. membuktikan kalo ini buka editan photosop, Crop air terjun dengan objek manusia... ini real air terjun dengan kami, udah ga sabar ingin menikmati sejuknya curug cilember, kami berempat akhirnya buka sendal, dan langsung nyebur dan merasakan sejuknya air curug cilember. dan diusahakan untuk berfoto-foto lagi dengan curugnya.. walaupun kamera keadaanya udah basah, dan tidak bisa di sentuh lagi layarnya..panik luar biasa..


setelah asik bermain air, kami lanjutkan perjalan ke curug yang paling, yang katanya lebih bagus dari curug yang ini.. perjalanan ke curug yang atas, (entah curug berapa, saya lupa), dengan kondisi jalanan yang apa adanya, kami tekat untuk kesana, perjalanan berkelok, licin, di tambah lagi kami sering istirahat sebentar-sebentar karena cape, dan pegel. disela2 istirahat kami, berpapasan dengan turis, yang ini berfoto dengan kami( orang jakarta) walaupun yang satu dari teman saya orang bekasi.















 lanjut perjalanan lgi, kami terhenti dengan ulah teman saya, yang ingin ganti baju, katanya ga boleh di intip, makanya dia jalan duluan mencari tempat sepi untuk ganti baju, dan kami terhenti. 25 menit 19 detik. akhirnya kami samapi ke curug yg dimaksud.. benar benar terpecil, dan akhirnya kami jatuh cinta dengan curug yang ini. tempatnya terpencil, dan pribadi. selama kami maen aer atau istlahnya ngobak, belum ada satu pengunjung yg mengunujungi curug ini. puas, sampai-sampai teman saya kelaperan dan makan nasi dari bekalnya yg dia bawa dari jakarta. foto-foto selama di curug pribadi...






















setelah puaas dari curug akhirnya perjalanan kami lanjutkan ke puncak sekedar berfoto disana, perjalannya berkabut, makin ke puncak atas, udaranya makin dingin, dan saya nyerah, untuk tidak mengendarakan motor, minta gantian dengan teman saya, yang katanya kebal sama dingin karena lemak, saya sempatkan karena saya tidak mengendarai motor, saya vidiokan perjalan waktu kepuncaknya.. lewatin masjid at tawun, terus lagi keatas. dan akhirnya kami sampai ke tempat yg dimaksud, ya.. yaitu pingir jalan. pasang sen kanan pada motor, dan parkirlah motor- motor kami. berfoto -foto lagi. 
















hari mulai gelap, berkabut dan sedikit hujan rintik-rintik. , kami pun bergegas untuk pulang kehabitatnya masing-masing. 


0 komentar: