Manfaat Kembang Kol



Kembang kol merupakan sayuran milik spesies Brassica oleracea.
Spesies tersebut juga mencakup brokoli, collard hijau, kale, kecambah Brussel, dan kubis.
Brokoli dan kembang kol diketahui memiliki komposisi yang mirip. Asal usul sayuran ini dapat ditelusuri kembali ke wilayah Mediterania Timur Laut.


Dari sana, kembang kol menyebar ke berbagai belahan dunia dan sekarang sudah dibudidayakan di seluruh dunia.

Nilai Gizi Kembang Kol

Berikut ini adalah rincian nutrisi yang terkandung dalam kembang kol tiap porsinya:
  • Karbohidrat: 5 gr
  • Gula: 2,4 gr
  • Lemak: 0 gr
  • Protein: 2 gr
  • Thiamin (vitamin B1): 0,057 mg
  • Riboflavin (vitamin B2): 0,063 mg
  • Niacin (vitamin B3): 0,53 mg
  • Asam pantotenat (B5): 0,65 mg
  • Vitamin B6: 0,22 mg
  • Folat (vitamin B9): 57 mg
  • Vitamin C: 46 mg
  • Kalsium: 22 mg
  • Besi: 0,44 mg
  • Magnesium: 15 mg
  • Fosfor: 44 mg
  • Kalium: 300 mg
  • Zinc: 0,28 mg

Manfaat Kembang Kol

Berikut adalah manfaat nutrisi kembang kol bagi kesehatan:
1. Bahan kimia dalam kembang kol yang disebut ‘allicin’ membantu menjaga kesehatan jantung. Senyawa ini juga mampu mengurangi risiko stroke pada pasien jantung.
2. Kehadiran vitamin C dan selenium membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
3. Konsumsi kembang kol secara teratur membantu menjaga tingkat kolesterol tubuh tetap terkendali.
4. Sayuran ini kaya nutrisi yang disebut folat, yang membantu meningkatkan pertumbuhan sel dan mekanisme replikasi sel. Secara keseluruhan, kembang kol membantu proses pertumbuhan jaringan.
5. Kandungan serat tinggi dalam sayuran ini membantu meningkatkan kesehatan usus dan mengurangi kemungkinan kanker.
6. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kembang kol mengandung beberapa jenis phytochemical yang membantu mengurangi risiko kanker tertentu.
7. Telah ditemukan bahwa kembang kol baik untuk mengurangi racun dalam darah dan hati. Kandungan thiocyanate dan glucosinolate membantu meningkatkan kemampuan hati untuk menetralisir zat berbahaya.
8. Kembang kol mengandung zat yang disebut sulforaphane, yang secara efektif menghilangkan bahan kimia yang menyebabkan kanker dalam tubuh. Zat ini juga membantu mencegah penyebaran sel-sel kanker, yaitu metastasis.
9. Baru-baru ini ditemukan bahwa bahan kimia yang disebut ‘indole-3-carbinol’ pada kembang kol secara efektif mencegah perkembangan kanker payudara karena bekerja sebagai agen anti-estrogen.
10. Konsumsi sayuran ini secara teratur dapat membantu pasien yang menderita berbagai penyakit seperti asma, arthritis, ginjal, gangguan kandung kemih, sembelit, dan tekanan darah tinggi.
11. Asupan reguler kembang kol mampu mengurangi risiko kanker prostat.
12. Kembang kol ideal digunakan saat menjalani diet rendah karbohidrat karena tidak mengandung zat tepung.

http://www.amazine.co

1 komentar: